Perang Antar Operator
Kayaknya sekarang-sekarang ini iklan bukan cuma jadi sarana promosi suatu produk, tapi sudah menjadi komoditas hiburan dan ajang unjuk kebolehan kreativitas marketing yang bersangkutan, termasuk dalam hal "mengenyek" para kompetitor seperti yang disuguhkan dalam iklan favorit gue.
...gue ga terlalu hafal dialognya, tapi kira-kira seperti ini...
Bu guru: sebelum pelajaran dimulai, kita absen dulu ya. Sepuluh rupiah per detik ke sesama XL?!
Murid 1: Saya, Bu!
Bu guru: Dua puluh lima rupiah per detik ke operator lain?!
Murid 2: Saya, Bu!
Bu guru: Ok, kita mulai pelajarannya.
Murid 3: Bu guru, kok saya nggak dipanggil?
Bu guru: Lu siape?
Murid 3: Saya syarat dan ketentuan berlaku, Bu!
Bu guru: Ini kelas bebas! Kamu ga boleh di sini. Kamu harusnya gabung sama si harus lima menit, si pemakaian berlima, si tengah malam, si sejuta satu minggu!
Murid 3: Huaaaaaaa....!!!!
Haha, asli! gue ngakak banget pas pertama kali lihat iklan itu. Sampai sekarang pun gue tetap aja suka banget ama iklan itu. Lucu sih.. Gila itu nyindirnya keliatan banget. Orang-orang periklanan itu bisaaaaa ajah berkreasi kayak gitu. Heran deh.
Iklan lucu lain yang jadi favorit gue: iklan telkomsel yang si Indra bekti lagi nonton bola di stadion, trus iklan obat penguat daya ingat (gue lupa nama produknya) yang "Kemeja biru celana kotak-kotak atau Celana biru baju kotak-kotak?!", trus iklan-iklannya A-mild, trus iklannya AS yang "mulutmu harimaumu"..
Iklan emang harus dibuat segitunya sih supaya konsumen inget.

trus iklan obat penguat daya ingat (gue lupa nama produknya) yang "Kemeja biru celana kotak-kotak atau Celana biru baju kotak-kotak?!",
waduh2 put, perlu minum suplemen biar gk mudah lupa. nama produknya jadi lupa ya?
Posted by: Djayus | August 17, 2007 07:30 AM