...And Balikpapan Will Never Be The Same...
Balikpapan terletak di pesisir timur bagian selatan Propinsi Kalimantan Timur. Walaupun secara geografis sangat menguntungkan bagi kemajuan perekonomiannya dan membuat kota ini secara ekonomi mampu disejajarkan dengan kota besar lainnya di Indonesia, namun ibukota Kalimantan Timur bukanlah Balikpapan. Nah, sekali lagi, ibu kota Kalimantan Timur adalah Samarinda dan bukan Balikpapan.
Kota ini berpenduduk sekitar 550.000 jiwa (April 2005), dengan luas area yang hanya 900-an km2. Dijamin, dalam sehari penuh pun anda sudah bisa khatam jalan-jalan di Balikpapan. Well, Balikpapan memang bukan kota besar, tapi sumber energi lah yang mengangkat Balikpapan menjadi besar.
Waktu kecil, nggak pernah terbayang di benak gue kalau gue akan melewatkan 2 tahun dalam hidup gue untuk tinggal atau bahkan jatuh cinta pada kota ini.
Setelah menjatuhkan pilihan pada salah satu antara Total atau Medco, gue menginjakkan kaki di kota Balikpapan pada awal 2005. Kepergian gue merupakan suatu anugerah tersendiri, karena ternyata gue dan suami (saat itu status masih "teman dekat") jadi saling kangen. Hehe..
Gue datang ke Balikpapan untuk bekerja. Sejak awal, gue ga pernah khawatir akan alam dan situasi kehidupan sosial di kalimantan yang konon (kata banyak orang di pulau jawa sini) agak mengerikan..
Ya, bisa dimaklumi lah karena banyak orang di jawa belum pernah ke Kalimantan! Melihat banyak tayangan kalimantan di televisi yang menggambarkan alam liar dan berhutan rimba, berita-berita tentang samba dan madura, belum lagi eksposur mendalam tentang banyaknya ilmu pelet di Kalimantan, suku dayak, dan gambaran yang sama tentang adanya bajing luncat (perampok) seperti halnya di jalur lintas Sumatera.. menjadikan Kalimantan terdengar agak jauh dari peradaban.
Tapiiiii, gue yakin tidak, dan ternyata bener tuh!! Balikpapan dan Kalimantan timur oke-oke aja. Malah jalan di malam hari di jalan antarkota di Kalimantan relatif lebih aman ketimbang sumatera. Dari awal juga gue udah ngerasain "beda" dibanding awal kepergian gue dulu ke Palembang.
Oke-nya lagi, ternyata di perusahaan tempat gue bekerja banyak meng-hire karyawan yang umurnya ga jauh-jauh dari gue, jadinya hidup gue di Balikpapan bener-bener penuh warna dan seru!! Belum lagi, sang pria pujaan (mantan pacar yang sekarang jadi suami gue.. hehe..) secara rutin datang menyeberangi lautan, menyambangi gue di Balikpapan..
Well, selain faktor di atas, banyak hal lain seperti keamanan, kenyamanan, kebersihan, dll yang membuat gue merasa Balikpapan is a nice place to make a living.
Ngomongin teman-teman di Balikpapan, karena kami relatif seumuran dan sama-sama merasa senasib di rantau, akhirnya kami jadi dekat satu sama lain. Berhubung waktu itu semua masih berstatus single atau in a relationship, kami sering mengadakan acara kumpul-kumpul bersama dan jalan-jalan bareng.. Pokoknya seru banget deh! Duuuhhh gue jadi kangen banget sama semua..
Anyway, sesuai kata quote yang ada, "everything will never be the same". Sekarang banyak dari kami yang sering ngumpul-ngumpul itu yang sudah menikah dan punya anak.. sehingga otomatis, kebersamaan dan acara kumpul-kumpul itu nggak sesering dulu lagi. Perhatian kami sekarang sudah beralih ke keluarga tercinta masing-masing =)
Sekarang gue sudah meninggalkan Balikpapan untuk ikut suami.. dan suatu saat kalau gue main lagi ke Balikpapan, gue yakin, Balikpapan will never be the same..

Jadi loe udah nggak kerja lagi? atau udah nggak kerja di sana lagi? Where do u live now anyway? Maybe sometimes I can visit you...(Insya Alloh ya..mesti cari waktu luang nih,hehhehehehe)
Posted by: Prima | July 23, 2007 07:07 PM